Banyak dari kita yang menginginkan kebahagiaan, dan bagaimana cara mencapainya. Mahatma Gandhi (1869-1948), seorang pemimpin spiritual, politisi, pejuang, dan pelopor perdamaian dunia mengungkapkan pemikirannya dalam 10 poin berikut ini:
1. Lepaskan rasa khawatir dan takut. Perasaan-perasaan itu hanyalah imajinasi pikiran akan suatu insiden di masa depan yang belum tentu terjadi. Dan lagi, kebanyakan hal-hal yang kita khawatirkan dan takutkan tidak pernah terjadi.
2. Jangan dendam. Dendam dan amarah yang disimpan hanya akan menyedot energi serta mendatangkan kelelahan dalam jiwa. Buanglah!
3. Berhenti mengeluh. Mengeluh berarti “tidak mendapatkan apa yang ada ketika ini”. Secara tak sadar, kita membawa-bawa beban negatif.
4. Bila ada masalah, selesaikan satu persatu. Ini cara paling efektif untuk menangani banyak persoalan.
5. Tidurlah dengan nyenyak. Masalah yang terjadi, tidak perlu dibawa tidur. Hal tersebut jelek dan tidak sehat. Biasakanlah tidur dengan nyaman.
6. Jauhi urusan orang lain. Biarkan kasus orang lain menjadi urusan mereka sendiri. Mereka mempunyai cara sendiri untuk menuntaskan masalahnya.
7. Hiduplah ketika ini, bukan masa lalu. Nikmati masa kemudian sebagai kenangan, dan jangan bergantung padanya. Fokus dan konsentrasilah pada insiden ketika ini, sebab apa yang kita miliki ialah ketika ini, bukan kemarin, bukan besok!
8. Jadilah pendengar yang baik. Saat menjadi pendengar, kita sanggup mencar ilmu sekaligus mendapatkan wangsit dari pengalaman orang lain.
9. Berpikirlah positif. Rasa putus asa tiba dari pikiran negatif. Maka berpikir dan bertemanlah dengan orang-orang yang berpikiran positif, serta terlibatlah dengan kegiatan-kegiatan positif.
10. Bersyukur. Sekecil apapun karunia yang kita terima, kalau kita sanggup mensyukurinya, niscaya akan menghasilkan hal-hal besar dan membawa kita kepada kebahagiaan.
Komentar
Posting Komentar