Bisnis yang Tak Akan Pernah Merugi, Berbisnis dengan Allah
Allah ialah Maha Pencipta. Dia yang telah membuat segala yang di bumi, langit ataupun di antara keduanya. Bahkan tidak hanya perbuatan yang terlihat mata, apa yang kita pikirkan atau sembunyikan dalam hati, Yang Mahakuasa pun mengetahuinya. Oleh sebab itu, Yang Mahakuasa akan membalas setiap perbuatan insan sesuai apa yang mereka lakukan di dunia. Namun, Dia Maha Pengampun, Yang Mahakuasa akan mengampuni siapa saja yang Dia kehendaki.
Hal ini menerangkan bahwa Yang Mahakuasa Maha Kuasa. Hanya sebab Dialah kita sanggup hidup, mendapat rezeki, dan kita mati juga atas ijin Allah. Oleh sebab itu, semua makhluk hidup tergantung dengan-Nya. Sebanyak apapun orang yang akan melaksanakan pembunuhan jikalau Yang Mahakuasa tidak mengizinkannya maka hal tersebut tidak akan terjadi. Seperti halnya yang terjadi pada Nabi, ia tetap hidup meskipun Raja Namrud mencoba membakarnya.
Begitu juga berlaku sebaliknya, sebaik apapun kita menjaga seseorang, ataupun diobati oleh dokter terhebat di dunia pun, jikalau Yang Mahakuasa berkehendak untuk mencabut nyawanya maka orang itu akan mati juga. Sebagai ciptaan-Nya, kita harus tunduk dan patuh terhadap semua perintah-Nya dan menghindari larangan-Nya. Hal ini memperlihatkan bahwa Yang Mahakuasa lah yang berhak atas segala yang ada di alam semesta ini. Inilah berbisnis dengan Yang Mahakuasa tips jitu jadi pebisnis sukses dunia akhirat.
Meskipun kekuasaan Yang Mahakuasa begitu mutlak, Dia akan mengatakan tanggapan atas perbuatan insan sebab Yang Mahakuasa Maha Balas Jasa dan Penyantun. Setiap perintah yang Dia berikan, pastinya Yang Mahakuasa akan mengatakan balas jasa pada umat-Nya.
Hal menarik lainnya ialah imbalan yang ditawarkan oleh Yang Mahakuasa bukanlah dalam bentuk kerangka akad kerja antara majikan dan buruh. Hal ini dikarenakan, biasanya honor buruh lebih rendah daripada perjuangan yang mereka keluarkan. Berbeda dengan usulan Allah. Yang Mahakuasa memperlihatkan kerangka akad bisnis sesuai dengan Al-Qur’an dalam bentuk pinjam meminjam dengan bunga yang berlipat dan jual beli terjadi dengan tidak sebanding. Ibaratnya ialah meminjam seekor nyamuk lalu mengembalikan dengan seekor lalat, kuda, atau unta. Cara berbisnis dengan Yang Mahakuasa tidak akan rugi.
Sebuah dalil menjelaskan bahwa jikalau kita meminjam pada Yang Mahakuasa dalam pinjaman yang baik, maka Yang Mahakuasa akan melipatgandakan kesannya pada kita serta mengampuni dosa-dosa. Apabila seseorang telah mencapai baligh atau usia dengan kesempurnaan logika maka sanggup disebut dengan pebisnis yang melaksanakan transaksi bersama Allah. Inilah jenis bisnis perjuangan yang tidak pernah merugi. Modal yang sanggup kita gunakan ialah kesempurnaan akal, kepandaian, perasaannya, kesehatan, intuisi, kehidupan, dan kesempurnaan tubuhnya yang merupakan kontribusi dari Allah. Oleh sebab itu, tinggal bagaimana kita memakai modal tersebut dengan baik atau buruk.
Transaksi bisnis dengan Yang Mahakuasa merupakan segala tindakan dari dirinya yang dimulai dari baligh sampai malaikat mencabut nyawa kita. Semua transaksi yang telah terjadi akan dicatat secara rinci dan detail. Tidak akan ada transaksi yang terlewatkan. Karena kedetailan yang sangat bagus, membuat catatan tersebut dipakai pada hari final nanti untuk memutuskan dimana daerah final yang cocok untuk kita.
Komentar
Posting Komentar